You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tertibkan PKL Monas, Satpol PP Dilengkapi Persenjataan
photo Doc - Beritajakarta.id

Basuki Persenjatai Satpol PP di Monas

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama marah mendengar salah satu personel Satpol PP Jakarta ditangkap saat menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Monas, Sabtu (2/8) lalu.

Orang kita ditangkap dianggap pengeroyokan. Jadi Satpol PP tiap kali melakukan tindakan di Monas pasti dipanggil polisi di BAP sebagai pengeroyokan, itu kan konyol

"Orang kita ditangkap dianggap pengeroyokan. Jadi Satpol PP tiap kali melakukan tindakan di Monas pasti dipanggil polisi di BAP sebagai pengeroyokan, itu kan konyol," kata Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (4/8).

"Padahal waktu orang kita bocor kepala tidak pernah ada BAP. Alasannya apa? Ada oknum TNI mengancam kepolisian misalnya, dia tidak tahu. Makanya saya bilang sama Satpol PP kita, senjatai dengan senjata tajam saja sudah," tegasnya.

1.000 Personel Satpol PP Masih Disiagakan di Monas

Untuk membersihkan kawasan Monas dari PKL, Basuki mengaku siap melakukan pertempuran dengan para oknum yang biasa membekingi para PKL dan parkir liar. Pasalnya, saat ini kondisi Monas sendiri sudah sangat semrawut. Bahkan ke depan Satpol PP akan dipersenjatai lengkap.

Hal ini dimaksudkan agar tidak ada lagi personel Satpol PP yang diancam oleh oknum yang membekingi para PKL. Terlebih, penertiban PKL mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Jadi tidak bisa lagi ancam mengancam seperti ini. Satpol PP melaksanakan tugas menegakkan Perda. Bagaimana Satpol PP ini justru ditangkap dianggap pengeroyokan. Ini jelas ada oknum yang bermain," ucapnya.

Satpol PP akan dilengkapi dengan senjata tajam, senjata kejut listrik, hingga rompi antipeluru. Pemprov DKI Jakarta juga sudah mendapatkan bantuan dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk menertibkan oknum TNI yang membekingi Monas. Bahkan, Paspampres sudah bersurat akan mencopot oknum TNI yang bermain di Monas.

"Makannya kita pancing pakai senjata tajam. Baku tembak-baku tembak deh, soalnya kita punya hak. Kalau yang kita hadapi adalah lawan dengan senjata tajam, maka Anda juga gunakan senjata tajam, supaya jelas kita selesaikan masalah Monas ini," katanya.

Seperti diberitakan, seorang personel Satpol PP diamankan Polsek Gambir karena diduga melakukan pengeroyokan, saat melakukan penertiban PKL di kawasan Monas, Sabtu (2/8) lalu. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4593 personNurito
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1399 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1067 personFolmer
  4. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1031 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pansus Perparkiran Bahas Optimalisasi Pendapatan Sektor Parkir

    access_time21-04-2026 remove_red_eye979 personFakhrizal Fakhri